Minggu, 13 September 2009

Puisi

FAJAR DI BULAN RAMADHAN

Fajar di bulan Ramadhan
Merangkak terseok dalam kegersangan
Mengaharap bahagia di ujung jalan

Fajar di bulan Ramadhan
Tertatih letih diterik mentari
Diantara kering gersang yang tak berpamrih

Sambil menanti malam
Ku Tebar dzikir dalam tasbih
Melalui setiap hembusan nafas


Fajar di bulan Ramadhan
Berjalan lamban menuai mimpi


Aku hanyalah awan kecil ditengah luasnya langit
Berjalan kesana kemari mengikuti angin
Untuk berkumpul menjadi hujan
Hujan yang memberi basah ditengah kekeringan

Fajar di bulan Ramadhan
Bercengkrama dengan terik


Tapi aku bukanlah karang
Yang mampu menahan hentakan gelombang

Fajar di bulan Ramadhan
Sambil tersenyum melambaikan tangan
Pada tumpukan daun kering yang berguguran

Karena aku hanyalah fajar di bulan Ramadhan
Yang berpuasa hanya dengan menahan lapar
Sambil berharap suara adzan menjelang
Hingga terbasahi kering kerongkongan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar